Sunday, September 13, 2015

Hello ! August and September



Dear September,

“We got nothing to lose, we got nothing to prove, shine bright like diamonds in the sky live it up cause baby it's our time..”

Mungkin ini baru sepenggal cerita yang aku jalani, bagian awal dimana aku sudah memulai semuanya dan belum tahu kapan cerita ini berakhir..

Satu bulan kemarin terlalu banyak drama yang begitu menguras pikiran dan waktu, mulai dari ibu manager yang mengundurkan diri, beberapa event yang dalam waktu singkat harus terlaksana, drama resignya teman satu team sampai banyak pembicaraan yang tidak begitu enak didengar. Target menjadi salah satu tekanan yang paling buat tidak bisa tidur dalam satu bulan harus mengadakan 2 exhibition besar dari dua majalah yang aku handle dan itu hanya berselang beberapa hari.

Sebelum kejadian kebakaran kosgoro rasanya semangat sekali dan tidak sabar untuk segera menggelar kedua event ini, tapi ternyata tidak semudah yang dibayangkan mulai dari pennawaran sponsorship yang banyak php dan akhirnya gugur satu demi persatu, susahnya jualan booth dengan harga penawaran awal yang sangat tinggi bahkan pernah ada keputusan yang menurunkan harga sampai 50% kemudian dinaikkan kembali ke harga normal hikss kebayang beratnya jualan pertama kali sampai 3 kali bahkan lebih memberikan penawaran ke tenant, pergantian kepemimpinan untuk terus melanjutkan event ini ( Terimakasih kakak untuk selalu berbesar hati dan sabar sampai event ini terlaksana ) , dikerjar-kejar pembayaran venue, update setiap hari untuk memastikan ada perkembangan terkini dan belum lagi masih harus mempersiapka event-event kecil yang harus team aku buat di setiap minggunya.

Berat rasanya diawal bulan Agustus ini, lebih-lebih dari galau ingat sama seseorang hahaha.. yang tersisa tinggal Kita ( Terimakasih Mba, yang kadang suka bete tapi selalu semangat untuk menyelesaikan apa yang dimulai.. kalau bukan dirimu siapa lagi yang akan jadi panutan dengan begitu banyak beban yang tiba-tiba dilempar ke pundak kita kamu tetap sabar, Om baik hati yang akhirnya bergabung dengan kita untuk saling melengkapi kekurangan yaaa semoga kita bisa bekerja sama dan sukses). Ada yang pergi dan ada pula yang kembali, kembali meneruskan PR yang tertunda, alhamdulillah dapat adik magang yang baik hati, pekerja keras dan mau belajar (Thanks Dear sudah banyak membantu, namun akhirnya kamu tumbang juga.. beginilah kehidupan marcomm).

Aku selalu berusaha untuk mengerjakan semua pekerjaan dengan baik dan hasilnya maksimal namun kenyataan berbicara lain, banyak dari usaha aku yang gagal dan pada saatnya sampai pada titik jenuh. Pernah aku terjaga sampai pagi dan berdoa untuk memohon petunjuk apa aku harus bertahan? Apa aku mampu menjalani ini semua? Apa lagi yang harus aku lakukan?.. Memang tidak muncul jawaban seketika tapi setidaknya membuat hati tetap kuat ketika semua aku curahka kepada yang Maha Kuasa. Lalu, pernah disaat aku meminta pendapat beberapa sahabat yang malah membuat aku takut dan lebih baik aku mencari jalan lain a.k.a resign L karena jika nanti ada kesalahan yang fatal semua akan berimbas kepadaku (see, pada akhirnya memang benar dan resiko yang harus aku hadapi) biarlah semuanya berlalu, namun berlalu bukan untuk ditinggalkan tapi sedikit demi sedikit untuk diperbaiki dan diselesaikan.. FIGHTING (seseorang berkata kepadaku untuk pengalaman dan ilmu yang dicari tidak akan pernah mati karena itu yang akan membuat kita menjadi seorang yang kuat dan sukses, Thanks Madam).

Moment disaat menanti keputusan principal adalah yang paling menegangkan, karena ada sedikit trauma dengan pengalaman sebelumnya. H-1 minggu untuk menggelar wedding fair yang sebelumnya sudah direncanakan namun pikiran masih terombang-ambing dengan Good Fair. Keberanian mereka yang menghadap principal untuk report segala-galanya mengenai persiapan acara “itu” dan semua usaha yang kami sudah lakukan pun sudah kami laporkan, disaat aku dan team harus tetap mngejar persiapan weeding fair, report good fair, dan small event. Bingo ! semua berjalan terus. Namun atmosfernya memang berbeda dimana principal dan head mendukung semuanya (to be honest, disini aku merasa team aku “ada” diantara mereka yang mungkin memberikan sorotan negatif dan positif tapi mungkin dengan adanya Mas T semoga bisa lebih baik).

Whoop, Persiapan Wedding Fair memang sudah terorganisir dengan baik karena dihandle oleh The Ritz Carlton ( Thanks to The Ritz Carlton, AE dan Redaksi HW) dari team aku tinggal mempersiapkan running acara, handle beberapa booth dan tetap selama running acara weeding ini masih kerja keras 3 hari persiapan Good Fair (Terimakasih banyak untuk redaksi GH yang dalam waktu singkat mewujudkan acara untuk Good Fair, Amazing.. sumpah ngga bisa tahan air mata kalau diingat L. Ada moment disaat kita loading untuk wedding fair masih tetap calling sama vendor untuk good fair, masih ngomongin booth, klien, pengisi acara di tengah malam sampai pagi buta padahal besok pagi harus GR untuk wedding fair ULALA rasanya jadi zombie, bahkan untuk technical meeting Good Fair ada beberapa yang aku minta untuk ketemuan di acara wedding ya ampun maafkan aku ya Mba dan Mas.

Hmm.. jangan dikira kita berdandan bak kelas atas karena di hotel, bahkan mandi pun aku baru jam 4 sore di hari pertama event wedding karena terus pantengin laptop di kamar hotel sesekali turun check Ballroom sampai saatnya Mba aku bilang “ ayoo ini acara wedding, kerjain ini dulu..” bah aku bingung kaka.. rasanya pengen membelah diri atau punya jurus seribu bayangan hikssss.. Alhamdulillah acara Wedding lancar tapi tetap fokus masih terbagi dua, sampai ada Stylist Redaksi yang selalu godaain aku karena mukanya bete mulu dan marah-marah.. (emosi kaka.. pada saat itu aku udah ngga bisa berbaik hati bawaannya bete, mau marah tapi takut tua hahaha) beruntungnya ada Ray, Albert (albert jangan kebanyakan bete akh, cukup yang bete aku aja hahaha) dan Dasa karyawan baru namun sudah join untuk acara ini.. Nah, cukup susah selepas resignya yunus dan sendy untuk cari pengganti mereka bahkan untuk interview nya pun dilakukan saat meeting dan event karena Ibu dan Bapak Pejabat team aku sangat sibuk meeting diluar

Day 1 Vera Wang.. Day 2 Ivan Gunawan.. Day 3 Sebastian Sposa – The End-
See ya at Wedding Fair 2016 *eh

September Ceria.. I hope so, masih terbawa suasana hotel tapi ternyata jam 10 pagi harus sudah kembali ke kantor untuk persiapan Good Fair, mulai teleponin booth, check pembayaran “ buat PR ini itu, budget.. booth berapa lagi? Vendor gimana? Media partner?” whuaaa Senin ke Kamis Cuma punya waktu 3 hari untuk buat semuanya FIX ! banyak banget perubahan, revisi, keluar-masuknya booth, design promo, bla..blaa.. datang pagi pulang malam ngga berhenti di depan laptop, angkat telepon, update sana-sini.. Subhanallah ngerasain jadi Anto tetangga sebelah, yaa walaupun sudah ada anggota tambahan Ayu untuk admin tapi harus mulai dari awal banget belajarnya dan pada akhirnya anak ini pun jadi drama queen hmm seperti ala-ala jadi Cinderella menghilang pas hari pertama event Good Fair *ops ( Semoga kamu dapat pelajaran yaa Neng J . HELLO! Ikut mendukung acara ini dengan berpindahnya kepemimpinan Bapak Manager maka soon to be Majalah yang dipegang sebelumnya ikut juga hmm ( Thanks untuk Ibu Pimred yang ikut membantu kelancaran acara Good Fair). Seperti yang aku ucapkann berkali-kali mulai dari doa, usaha,tumpengan sudah kita lakukan supaya acara ini sukses Amien (Terimakasih Ibu Pimred GH yang membantu memberikan jalan keluar, motivasi dan semangat untuk kami semua)

Hari pertama loading di Balai Kartini udah buat lutut lemes jam 03 pagi cek kondisi ruangan, ketemu vendor dan orang-orang booth yang sudah masuk dan jaga booth nya. Pagi Hari, dengan mengucap bismillah semoga hari ini lancar.. satu demi satu berkunjung ke booth untuk membagikan ID namun memang bukan ownerny ayang langsung berada disana sedangkan sebelumnya aku komunikasi dengan ownernya, hari pertama memang agak kacau.. pagi-pagi sudah menerima komplain dari tenant yang hari itu juga take out dan meminta refund serta aku yang banyak disalahkan, sumpah pagi itu sebelum memulai acara udah BAD MOOD seada-adanya karena aku ngga rela disalahin kalau memang bukan aku yang salah, sumpah hari pertama itu udah mulai dari nangis pelan, nangis sambil terisak-isak di kamar hotel dan rasanya ngga mau ngomong sama semua orang bahkan acara opening ceremony itu ngga sanggup buat ikutan.

Acara Talkshow dimulai setelah Sholat Jumat, pengunjung masih ramai dari internal dan klien.. rasanya dai hari ke hari takut banget berkunjung ke ticket box. Aaaakkkk hari pertama belum fokus, masih kejarin booth, ditanya ini itu, dikomplain ini itu (Thanks semua team marcomm yang sudah bantu 3 hari di acara ini, terimakasih sudah rela menjadi peserta talkshow, terimakasih untuk bantuannya semua..) sampai akhirnya di acara terakhir talkshow selesai Drama Cinderella dimulai tadaaaa !!! Day 2 serangan fajar share promo acara kemana-mana, berusaha untuk lebih baik bangun pagi mempersiapkan kemarin yang terlewat, brief dari awal sampai akhir, check booth, check storage, check pengisi acara dan bingo sedikit lebih baik.. dan sampai pada hari terakhir event yang juga banyak acara tambahan alhamdulillah terlaksana dengan baik :), banyak klien yang datang dan berkunjung, tidak bosan untuk menjelaskan acara ini adalah yang pertama kalinya, tidak bosan untuk meminta maaf karena maaf adalah sebagian dari pahala (mamah dedeh), aku mengunjungi booth satu-satu di hari terakhir mengucapkan terimakasih alhamdulillah belum banyak komplain (but the next day let’s talk) di hari terkahir juga aku menyempatkan untuk berbelanja ke tenant yang memang sangat baik dan dapat special price yeay !
 
Berpelukan... Alhamdulillah selesai dan terlaksana, begitu banyak menyisakan air mata bahagia, sedih, dilema, tawa, canda.. banyak pengalaman dan pelajaran yang aku dapatkan dari kalian semua semua orang pernah salah, gagal, dan kecewa namun karena dari hal itu mereka bangkit menjadi untuk lebih benar, sukses dan bahagia ! Tidak bisa kusebut nama mereka satu-satu karena dalam ingatan akan selau terkenang, mereka yang sampai saat ini masih berada disampingku dan mereka yang juga memulai semua dari awal Terimakasih atas Pengalaman yang berharga !

A side from the small dilemmas and slight worries, I want to give all my dreams I’ve kept hard . Every time I feel that I’m lacking in many things more than I have I lost strength in my legs and drop down I hope this dilemmas and worries will stop someday and I hope  everything is so joyful to me..